Kumpulan Artikel Motivasi

Artikel, Cerita, dan Inspirasi Yang Menggelorakan Semangat Anda..

Kumpulan Kisah Mualaf

Yang bisa meningkatkan iman kita

Minggu, 26 Februari 2012

Bahaya Pujian

Mengapa orang memuji? Karena mereka tidak tahu siapa diri kita. Kalau mereka tahu siapa diri kita yang sebenarnya, pasti mereka tidak akan memuji. Celakanya kalau kita dipuji, kita akan menikmati sesuatu yang tidak ada pada diri kita itu. Pujian dapat membuat kita jadi yakin seperti apa yang dikatakan orang, sampai kita tidak jujur kepada diri sendiri. Sebenarnya yang tahu seperti apa diri kita adalah kita sendiri. Orang yang memuji, hanya menyangka saja.

Seharusnya, pujian itu membuat kita malu. Karena apa yang mereka katakan, sebenarnya tidak ada pada diri kita. Tapi, bagi para pecinta dunia, mereka akan menikmati sesuatu yang tidak ada pada dirinya. Artinya, dia berbohong pada dirinya sendiri.

Selasa, 10 Januari 2012

Apa yang Terjadi pada Akun Facebook Kita Selepas Kita Mati?

B I S M I L L A H …

Satu peringatan sebenarnya untuk semua muslimah
mari kita renungkan bersama
fikir-fikirkan bersama

Jika satu hari nanti kita mati,
akun facebook ini hanya kita yang tahu password
hanya kita yang boleh access..

Selasa, 22 November 2011

Kisah Muallaf Koko Liem: Terisnpirasi Kisah Nabi Ibrahim

Nama lengkap pria berkacamata ini adalah H. Mohammad Ustman Ansori, SQ, MA, al-Hafidz. Masa kecil, ia memiliki nama Tionghoa Liem Hai Thai, namun sekarang ia lebih akrab disapa Koko Liem. Sebagai muallaf, jalan hidupnya justru masuk di jalur dakwah Islam setelah berproses panjang untuk menemukan fitrahnya dan menekuni ilmu tafsir.

Namanya pertama kali berkibar sejak menjadi finalis dalam ajang Mimbar Dai yang digagas oleh TPI. Lantas ia giat berdakwah tidak hanya dari mimbar dakwah di beberapa daerah tapi juga tampil di berbagai media massa dan radio. Koko Liem juga sering tampil di berbagai acara bernuansa Islami di beberapa stasiun televisi nasional.

Jumat, 04 November 2011

Kurban sebagai Wujud Syukur kepada Allah

Tidak semata-semata Allah memerintahkan Nabi Ibrahim as memotong putranya yang tercinta, Nabi Ismail as, jika tidak ada hikmah yang terkandung dalam perintah tersebut. Apabila melihat kisah kurban yang terdapat dalam al-Quran yang diperankan Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as, layaklah kita anggap sebagai peristiwa nyata. Bila ada yang menyatakan hanya simbolik atau tak nyata alias fiktif, berarti telah menganggap kitab suci Umat Islam (al-Quran) tidak benar. Pikiran seperti ini seharusnya segera dijauhkan dari ingatan kita. Sebab kurban jelas sebagai perintah Allah yang tercantum dalam al-Quran surat al-Kautsar ayat 1-2:

Kiat Aa Gym: Hati-hati Prasangka

Kiat Aa Gymnastiar
Siapa pun yang menegakkan tauhid, sudah menjadi sunnatullahnya dibenci oleh orang yang bertentangan dengan visinya. Kita lihat Rasulullah. Luar biasa akhlak dan tak ada cacat. Bicaranya benar, janjinya selalu ditepati, gelarnya Al Amin. Ketika mulai menyuarakan Laa ilaaha illallaah, semua berbalik. Yang suka menjadi murka, kawan menjadi lawan, yang dekat menjadi jauh.