Kumpulan Artikel Motivasi

Artikel, Cerita, dan Inspirasi Yang Menggelorakan Semangat Anda..

Kumpulan Kisah Mualaf

Yang bisa meningkatkan iman kita

Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Juni 2016

Ramadhan dan Hal Aneh

Oleh: Kiki Musthafa

SELAMAT DATANG RAMADHAN! Semoga keanehan-keanehan di bulan lain, tak tampak di bulan penuh ampunan ini. Keanehan yang dipredisksi Rasulullah SAW sejak 14 abad lalu. Keanehan yang sangat paradoksal--sesuatu yang semestinya tidak terjadi di keadaan yang semestinya keanehan itu tidak ada.

Dalam salah satu hadits, Rasulullah SAW bersabda, "Ada enam hal aneh di enam tempat." Tentu yang dimaksudkan Rasulullah SAW adalam enam hal yang amat ganjil berada di enam tempat yang tak layak. "Pertama, masjid akan terasa aneh jika berada di tengah-tengah masyarakat yang tidak suka melaksanakan shalat di dalamnya."

Rabu, 01 Juni 2016

Bekal Jelang Ramadhan

Sebagai orang beriman sudah sepatutnya kita berbahagia menyambut kehadiran Ramadhan dengan penuh kegembiraan.

Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, ketika bulan Ramadhan datang, Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, Allah mewajibkan kepada kalian berpuasa, dibuka lebar pintu surga, ditutup rapat pintu neraka, dan dibelenggu tangan syetan. Di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, barang siapa yang terhalang untuk mendapatkan kebaikannya maka sungguh ia terhalang dari kebaikan bulan puasa." (HR Ahmad)

Selasa, 24 Februari 2015

Umat Islam Shalat Menghadap Ka'bah, Bukan Berarti Allah Berada di Dalam Ka'bah

Si A : Mengapa orang Islam menyembah kotak hitam?
Ustadz : Salah itu! Umat Islam tidak menyembah kotak hitam, tapi menyembah Allah.
Si A : Bukankah orang Islam shalat menghadap Ka’bah, satu kotak yang berwarna hitam? Apakah Allah itu ada di dalam Ka’bah?
Belum sempat sang ustadz menjawab, terdengar handphone-nya si A berbunyi. Setelah si A selesai menjawab panggilan di handphonen-ya, dia memandang sang ustadz. Sang ustadz tersenyum.
Si A : Mengapa tersenyum? Apa jawaban dari pertanyaan saya tadi ustadz?
Ustadz : Hmm… Perlukah saya menjawab pertanyaanmu?
Si A : Ah, pasti kau tidak bisa menjawab bukan? hehehehe.....
Ustadz : Bukan itu maksud saya. Saya melihat kau kurang menyadarinya.
Si A : Mengapa kau bicara begitu?
Ustadz : Tadi saya lihat kau bicara sendiri, ketawa dan tersenyum sendiri. Dan kau mencium HP itu sambil bicara “I love You”
Si A : Saya tidak bicara sendiri. Saya bicara dengan istri saya. Dia yang telfon saya tadi.
Ustadz : Mana istrimu? Saya tak melihatnya.
Si A : Istri saya di Padang. Dia telfon saya, saya jawab menggunakan telfon. Apa masalahnya? [ heran ]
Ustadz : Boleh saya lihat HP kamu?
Si A mengulurkan HP-nya kepada sang ustadz. Sang ustadz menerimanya, lalu membolak-balikan HP itu, menggoncang-goncangnya, mengetuk-ngetuk HP tersebut ke meja.
Ustadz : Mana istrimu? Saya lihat dia tidak ada di sini. Saya pecahkan HP ini pun istrimu tetap tak terlihat di dalamnya?
Si A : Mengapa kau bodoh sekali? Teknologi sudah maju. Kita bisa berbicara jarak jauh menggunakan telfon. Apa kau tak bisa menggunakan otakmu?
Ustadz : Alhamdulillah [senyum]. Begitu juga halnya dengan Allah SWT. Umat Islam shalat menghadap Ka’bah bukan berarti umat Islam menyembah Ka’bah. Tetapi umat Islam shalat atas arahan Allah. Allah mengarahkan umat Islam untuk shalat menghadap Ka’bah juga bukan berarti Allah ada di dalam Ka’bah. Begitu juga dengan dirimu dan istrimu. Istrimu menelfon menggunakan HP, ini bukan berarti istrimu ada di dalam HP. Tetapi ketentuan telekomunikasi menetapkan peraturan
Si A : Bisa saja kau [ Garuk kepala tak gatal ]
Ustadz : Ada satu lagi, bilamana shalat tidak menghadap ka'bah, maka arah shalat akan kacau. Ada dua jamaah shalatnya berhadap-hadapan, ada yang shalat sendiri, karena tidak ada arah akan ganjil, ada yang menghadap kekiri dan kekanan. Wah bisa terbayang kan ?
Si A : [ Merenung ]

Minggu, 09 Maret 2014

Rahasia di Balik Dilarangnya Berhubungan Badan Ketika Haid

"Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”. oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. apabila mereka Telah suci, Maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.(Al-Baqarah 2:222)

*****

Kamis, 30 Mei 2013

Ketika Barat Berbicara Poligami

barat bicara poligami
Ketika saya berada di kota Dublin pada tahun 1956, saya sempat mengunjungi Yayasan Baba Yosua. Lantas terjadilah dialog panjang antara saya dengan seorang Baba yang juga ketua yayasan tersebut. Dalam salah satu dialognya, saya bertanya padanya, “Mengapa kalian menuduh Islam dan Nabinya, khususnya dalam buku-buku kurikulum, dengan tuduhan yang tidak pantas diucapkan pada masa dimana bangsa-bangsa telah saling mengenal dan berbagai budaya saling berinteraksi?”

“Kami bangsa Barat, tidak bisa menghormati seorang laki-laki yang menikah dengan sembilan wanita,” jawabnya.

Minggu, 05 Mei 2013

Kejujuran dalam Usaha

Sejak usia muda, Rasulullah saw termasuk orang yang sudah belajar hidup mandiri. Tidak tergantung pada orang. Tidak menggantungkan nasib pada orang lain dan tidak menjadi beban orang lain. Hal ini terlihat dari ikhtiarnya untuk terlibat langsung dalam berbagai kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dalam catatan sejarah nabi (Shirah Nabawi), ditemukan informasi, ada tiga kegiatan ekonomi yang dilakukan Rasulullah yaitu menjadi penggembala, berdagang dengan pamannya, dan menjalin mitra usaha dagang Siti Khadijah yang kemudian hari menjadi istrinya. Hal ini menggambarkan, sedari usia muda, Rasulullah ikut terbiasa dan sudah membiasakan diri meenjadi orang mandiri.

Jumat, 14 Desember 2012

Dosa yang Lebih Besar dari Zina


Suatu senja, seorang wanita melangkahkan kaki mendekati kediaman Nabi Musa. Setelah mengucapkan salam, dia masuk sambil terus menunduk. Air matanya berderai tatkala berkata, “Wahai Nabi Allah, tolonglah saya. Doakan agar Allah mengampuni dosa keji saya.”

“Apakah dosamu wahai wanita?” Tanya Nabi Musa. “Saya takut mengatakannya,” jawab wanita itu. "Katakanlah, jangan ragu-ragu!” desak Nabi Musa. Maka perempuan itu pun dengan takut bercerita, “Saya telah berzina.” Kepala nabi Musa terangkat, hatinya tersentak. “Dari perzinaan itu saya hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya cekik lehernya sampai mati,” lanjut perempuan itu seraya menangis.

Senin, 27 Agustus 2012

Amerika Membuktikan "Kerasulan" Muhammad saw

Artikel ini saya muat dengan tujuan memberi pengertian kepada para pembualan yang mengatakan Rasulullah Muhammad adalah nabi palsu dan dapat menjadikan pelajaran kepada kita semua. Terlampir adalah foto bulan dari koleksi NASA. Semoga hal itu akan semakin menyempurnakan keyakinan kita terhadap kekuasan Allah (swt) dan kerasulan nabi Muhammad (saw).

Dalam Bukhari dan Muslim, juga dalam kitab2 hadits yang terkenal lainnya, diriwayatkan bahwa sebelum Rasulullah (saw) hijrah, berkumpullah tokoh2 kafir Quraisy, seperti Abu Jahal, Walid bin Mughirah dan Al ‘Ash bin Qail.

Selasa, 10 Januari 2012

Apa yang Terjadi pada Akun Facebook Kita Selepas Kita Mati?

B I S M I L L A H …

Satu peringatan sebenarnya untuk semua muslimah
mari kita renungkan bersama
fikir-fikirkan bersama

Jika satu hari nanti kita mati,
akun facebook ini hanya kita yang tahu password
hanya kita yang boleh access..